bali.jpnn.com, DENPASAR - Provinsi Bali terpilih menjadi salah satu daerah percontohan program imunisasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi anak laki-laki, mendampingi DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.
Penunjukan langsung oleh Kementerian Kesehatan ini dilaksanakan serentak dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus 2026.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali I Nyoman Gede Anom mengatakan bahwa kepercayaan ini diraih berkat rekor capaian imunisasi HPV anak perempuan di Bali yang menembus 110 persen pada 2025.
Bali juga konsistensi masuk jajaran tiga besar nasional untuk 13 program imunisasi lainnya.
“Bali diberi kehormatan untuk mengawali imunisasi untuk anak laki-laki.
Ini adalah penugasan langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melaksanakan imunisasi HPV pas di Agustus,” ujar Kadinkes Bali I Nyoman Gede Anom dilansir dari Antara.
Dinkes Bali telah memetakan sasaran penerima vaksin.
Saat ini ada 29 ribu anak yang berhak menerima suntikan, yaitu mereka yang berusia 11 tahun atau kelas 5 SD.



















































