jatim.jpnn.com, SURABAYA - Warga Jalan Bogen I Nomor 30, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya digegerkan dengan kemunculan asap dari galian tanah di salah satu rumah, Senin (19/1) siang. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas gabungan.
Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Surabaya Arif Sunandar mengatakan laporan diterima Command Center 112 sekitar pukul 14.34 WIB. Petugas tiba di lokasi delapan menit kemudian atau sekitar pukul 14.42 WIB.
“Begitu menerima laporan adanya asap keluar dari tanah di dalam rumah warga, kami langsung mengerahkan petugas ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan,” ujar Arif.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati asap keluar dari galian tanah berukuran sekitar 30 x 30 sentimeter dengan kedalaman kurang lebih 50 sentimeter di bawah lantai rumah milik pelapor berinisial T M (77), seorang perempuan warga setempat.
Untuk memastikan penyebab kejadian, BPBD Surabaya berkoordinasi dengan PLN dan Perusahaan Gas Negara (PGN). Pengecekan pertama dilakukan oleh tim PGN menggunakan alat pendeteksi laser metana.
“Hasil pengecekan dari PGN dipastikan tidak ada jaringan pipa gas di lokasi tersebut, sehingga dugaan kebocoran gas dapat dikesampingkan,” jelas Arif.
Selanjutnya pengecekan dilakukan oleh PLN. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan indikasi instalasi kabel listrik lama yang menempel langsung ke tanah atau ground, sehingga memicu panas berlebih dan menimbulkan asap.
“PLN langsung melakukan pemutusan saluran kabel lama tersebut dan memastikan kondisi sudah aman. Setelah ditangani, tidak ditemukan lagi potensi bahaya lanjutan,” kata dia.



















































