jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai berkomitmen mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berpotensi ekspor agar mampu menembus pasar internasional.
Melalui berbagai program asistensi, seperti Klinik Ekspor, Customs Visit Customer (CVC), serta kegiatan edukasi langsung kepada masyarakat, Bea Cukai hadir memberikan pendampingan konkret yang berdampak langsung pada peningkatan kapasitas usaha dan kesejahteraan masyarakat.
Kantor Wilayah Bea Cukai Banten melaksanakan kegiatan Klinik Ekspor dengan mengunjungi UMKM binaannya, Cartenz Cocoa, yang berlokasi di Tangerang Selatan.
Kegiatan asistensi yang dipimpin Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Banten Broto Setia Pribadi bersama Agen Fasilitas Kepabeanan yang tergabung dalam Tim Klinik Ekspor ini dilaksanakan pada Rabu (21/01).
Cartenz Cocoa yang berada di bawah naungan PT Persatuone Komoditas Indonesia merupakan UMKM yang telah berhasil mengekspor produk bubuk kakao ke sejumlah negara, antara lain Maroko, Aljazair, dan Mesir.
Melalui Klinik Ekspor, Bea Cukai Banten memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari pemenuhan dokumen ekspor, pemahaman ketentuan teknis, hingga edukasi terkait regulasi kepabeanan.
“Bea Cukai Banten selalu siap memberikan asistensi kepada UMKM agar dapat berhasil melakukan ekspor, bahkan memperluas negara tujuan ekspornya,” ujar Broto dalam keterangannya, Kamis (22/1).
Manfaat nyata dari asistensi ini dirasakan langsung pelaku usaha.






















































