jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengusulkan pembangunan underpass di jalan keluar tol Pasteur di Jalan dr Djundjunan.
Langkah itu dilakukan untuk menekan kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut.
"Kan lagi dalam kajian dan saya berkeinginan itu dibuat. Kan keluar Pasteur apalagi Jumat, Sabtu, dan Minggu, itu selalu menimbulkan antrean panjang kendaraan," kata Dedi di Bandung, Sabtu (18/4/2026).
Ia menuturkan kendaraan yang keluar dari Tol Pasteur langsung bertemu dengan traffic light sehingga menyebabkan kemacetan. Oleh karena itu, diperlukan solusi kongkret untuk mengatasi kemacetan.
"Solusinya salah satunya adalah underpass. Jadi jalur dari samping (Jalan Surya Sumantri) lewat bawah saja, jadi ini (kendaraan dari gerbang keluar tol Pasteur) bisa terus lurus," ucap dia.
Ia berharap kajian tersebut bisa selesai dan terpenuhi persyaratannya. Apabila disetujui, maka pembangunan rencananya bisa dimulai di tahun 2027.
"Kalau itu terpenuhi di perubahan anggaran bisa dibuatkan DED (Detail Engineering Design) dan tahun depan bisa dibangun," ucapnya.
Terkait anggaran pembangunan underpass, Dedi belum bisa memastikan. Hal tersebut baru akan dibahas apabila sudah disetujui.



















































