jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menambah delapan armada Trans Jatim Luxury pada 2026 untuk memperluas jangkauan layanan transportasi publik hingga ke berbagai daerah.
Kepala Dishub Jatim Nyono mengatakan penambahan armada ini dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan Trans Jatim Luxury sekaligus sebagai strategi mengatasi keterbatasan anggaran operasional Trans Jatim reguler.
“Saat ini sudah ada 16 armada Trans Jatim Luxury yang beroperasi. Tahun ini kami tambah delapan unit sehingga total menjadi 24 armada,” ujar Nyono di Surabaya, Selasa (13/1).
Nyono menjelaskan Pemprov Jatim setiap tahun mengalokasikan sekitar Rp250 miliar untuk operasional Trans Jatim reguler. Agar layanan tetap menjangkau wilayah pelosok, Dishub menerapkan skema subsidi silang melalui layanan Trans Jatim Luxury.
Tarif Trans Jatim Luxury dipatok Rp30 ribu untuk semua jarak, sedangkan Trans Jatim reguler tetap Rp5 ribu. Meski bertarif lebih tinggi, Nyono optimistis layanan premium tersebut tetap diminati karena menawarkan kenyamanan lebih.
“Untuk luxury, seluruh penumpang mendapatkan tempat duduk dan tidak ada yang berdiri,” jelasnya.
Berbeda dengan Trans Jatim reguler yang pada jam sibuk kerap dipadati penumpang, kehadiran layanan luxury diharapkan mampu mendorong pemerataan layanan transportasi publik di Jawa Timur.
Selain penambahan armada, Dishub Jatim juga menargetkan pembukaan koridor baru, yakni tiga koridor di kawasan Gerbangkertosusila, dua koridor di Malang Raya, serta masing-masing satu koridor di Kediri Raya, Jember, Madiun, Pamekasan, dan Bojonegoro.



















































