jabar.jpnn.com, KOTA CIREBON - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon menargetkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp2 miliar pada tahun 2026.
Target tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp1,744 miliar.
Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengatakan penyesuaian target dilakukan setelah realisasi PAD pada 2025 tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.
“Realisasi PAD DKP3 pada 2025 over target semua, sehingga pada 2026 targetnya dinaikkan menjadi Rp2 miliar untuk keseluruhan,” kata Elmi di Kota Cirebon, Senin (19/1).
Ia menjelaskan, peningkatan target tersebut diiringi dengan sejumlah langkah perbaikan, terutama melalui optimalisasi kinerja unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan DKP3.
UPT yang mengelola penjualan ikan, tanaman, bibit, hingga ternak seperti sapi, akan didorong untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan pemasaran.
“Bagaimana caranya supaya penjualan bisa berjalan lancar dan pemasarannya semakin luas, itu menjadi fokus perbaikan di UPT,” ujarnya.
Selain sektor penjualan, DKP3 Kota Cirebon masih mengandalkan retribusi dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kejawanan yang selama ini menjadi penyumbang PAD terbesar.



















































