jpnn.com, PAMEKASAN - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Madura, Harisandi Savari, mengisi Reses I 2025, pada 21–28 Februari, di Kabupaten Pamekasan.
Selama reses yang berlangsung, dia menyerap aspirasi warga di enam desa, termasuk Desa Bulay, Kelurahan Gladak Anyar, hingga Desa Larangan Dalam.
Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan langsung kepada wakil mereka di parlemen.
Keluhan utama yang disampaikan warga adalah kondisi jalan desa dan jalan provinsi yang rusak, menghambat akses transportasi dan ekonomi masyarakat.
"Ini berdampak besar, terutama bagi petani yang kesulitan mengangkut hasil panennya,” ujar Harisandi, anggota dewan dari Fraksi PKS, Kamis (27/2).
Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga menyampaikan masalah lain seperti pengelolaan sampah, kekeringan, dan perbaikan fasilitas olahraga desa. Harisandi menyoroti pentingnya aksesibilitas dalam menunjang ketahanan pangan.
“Ketersediaan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga aksesnya. Ini perlu kita pikirkan bersama dan akan kami upayakan solusinya,” tambahnya.
Di beberapa desa, khususnya Potoan Laok dan Palengaan Laok, kekeringan menjadi masalah yang kerap terjadi. Harisandi menegaskan akan mencari solusi melalui program pengeboran air dan perpipaan.