bali.jpnn.com, DENPASAR - Hujan lebat yang mengguyur Bali sejak beberapa hari terakhir tidak hanya memicu banjir di sejumlah titik, tetapi juga bencana longsor.
Longsor dilaporkan terjadi di Desa Adat Amerta Sari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali.
Material longsor menimpa rumah I Kadek Ribek, warga setempat, dan menutup akses jalan dengan lebar sekitar tiga meter.
Lokasi kejadian diketahui bersebelahan dengan menara pemancar siaran Turyapada Tower.
Kondisi ini berdampak langsung pada satu unit rumah warga yang berada tepat di bawah jalan tersebut.
Rumah yang terdampak diketahui belum permanen, struktur bangunan masih menggunakan material bambu dan beratap seng.
Setelah longsor, akses jalan sempat tidak dapat dilalui akibat lumpur dan material longsor yang cukup tebal, akses jalan baru dapat digunakan pada Senin (12/1) siang kemarin.
“Posisi rumah berada di bawah jalan, secara teknis lokasi itu sebenarnya tidak layak untuk pembangunan rumah karena sangat rawan,” ujar Kepala Diskominfos Bali Gede Pramana dilansir dari Antara.



















































