jateng.jpnn.com, BANJARNEGARA - Upaya pencarian korban longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memasuki fase penentuan.
Sudah sepuluh hari tim gabungan bekerja tanpa henti, namun hingga Selasa (25/11) pagi tak ada tambahan korban yang ditemukan.
Kepala Kantor Basarnas Semarang Budiono memastikan bahwa hari ini menjadi hari terakhir dari masa perpanjangan operasi SAR.
Sejak pagi, seluruh kekuatan dikerahkan penuh untuk menyisir titik-titik yang masih menyimpan kemungkinan keberadaan korban.
“Masuk hari kesepuluh, semua kami maksimalkan. Total ada 900 personel gabungan, 25 alat berat, alcon, dan juga K9 untuk deteksi awal,” ujar Budiono.
Dia menyebut informasi dari keluarga maupun warga sekitar masih terus dihimpun untuk menyempitkan fokus pencarian. Langkah ini membuat strategi tim diarahkan lebih tajam.
“Untuk hari ini kami konsentrasikan di sektor C—C1, C2, dan C3. Sektor A sudah tuntas, dan di sektor B tinggal sedikit,” jelasnya.
Hari kesepuluh ini menjadi hari krusial setelah Basarnas memperpanjang operasi SAR selama tiga hari. Semalam, rapat koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah, keluarga korban, dan seluruh unsur sukarelawan.



















































