Manulife Investment Management Rilis Outlook Pasar dan Investasi Asia

2 hours ago 18

Manulife Investment Management Rilis Outlook Pasar dan Investasi Asia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pasar saham. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Manulife Investment Management merilis outlook pasar dan investasi Asia untuk paruh pertama 2026, yang menyoroti kondisi ekonomi global, kebijakan pemerintah yang makin terbuka, serta posisi Asia yang tetap kuat sebagai sumber pertumbuhan dan diversifikasi bagi investor.

Dengan inflasi yang mulai turun dan kebijakan moneter yang semakin longgar, Manulife Investment Management menilai bahwa kondisi saat ini lebih mendukung untuk mengambil risiko secara selektif di pasar saham, obligasi, dan portofolio multi-aset di Asia.

Pertumbuhan ekonomi global pada awal 2026 diperkirakan tetap stabil.

Hal ini didukung oleh penurunan suku bunga secara bertahap, kinerja korporasi yang kuat, serta investasi yang terus berlanjut pada tema-tema yang meningkatkan produktivitas seperti kecerdasan buatan dan digitalisasi.

Meski masih ada risiko geopolitik dan tantangan fiskal di negara-negara maju, Asia tetap menarik bagi investor karena permintaan domestiknya yang kuat, kebijakan yang lebih fleksibel, dan reformasi struktural yang terus menjadi landasan daya tarik investasi jangka panjangnya.

Senior Global Macro Strategist, Yuting Shao yakin kondisi makro global semakin seimbang seiring pasar bergerak melampaui volatilitas ekstrem yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Menuju 2026, kondisi makroekonomi global terlihat lebih jelas dibanding sebelumnya. Inflasi mulai turun di banyak negara besar, sehingga bank sentral dapat kembali fokus mendorong pertumbuhan ekonomi daripada hanya menahan kenaikan harga. Walaupun ketidakpastian kebijakan dan risiko geopolitik masih ada, arah kebijakan moneter kini lebih mudah diprediksi. Hal ini menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi investor, baik secara global maupun di Asia," ujar Shao.

Shao menambahkan Asia berada dalam posisi yang kuat untuk memanfaatkan pelonggaran kebijakan moneter, pelemahan dolar AS, serta berbagai faktor pertumbuhan domestik yang berbeda-beda.

Manulife Investment Management menilai bahwa kondisi saat ini lebih mendukung untuk mengambil risiko secara selektif di pasar saham, obligasi, dan portofolio.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |