Massa Tolak Relokasi RPH Pegirian Bubar Setelah Tak Ditemui Eri Cahyadi

2 hours ago 17

Selasa, 13 Januari 2026 – 17:02 WIB

Massa Tolak Relokasi RPH Pegirian Bubar Setelah Tak Ditemui Eri Cahyadi - JPNN.com Jatim

Ratusan massa aksi tolak relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian di Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1) membubarkan diri setelah tak ada tanda-tanda ditemui oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan massa aksi tolak relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian di Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1) membubarkan diri setelah tak ada tanda-tanda ditemui oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Pantauan JPNN di lokasi, mereka bubar sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, mereka berjanji akan kembali menggelar demo keesokan harinya, Rabu (13/1).

Massa aksi berencana melakukan demonstrasi hingga empat hari berturut-turut. Apabila sebelumnya membawa sapi, di hari berikut berencana membawa peralatan masak dan tenda.

“Bawa peralatan dapur, peralatan salat, bawa tenda. Besok kami akan demo lagi. Kami kompak. Tolong ibu-ibunya tolong besok bawa kompor, alat nasi, kami makan di sini sampai tuntutan kami dipenuhi, biar tidak ada akses. Daripada anarkis besok kami kembali ke sini,” kata salah satu orator.

Massa aksi masih optimistis tuntutan mereka dipenuhi. Jika hari ini, tidak diberi jawaban, masih ada hari esok.

“Sekarang kami tidak diberikan jawaban. Mungkin besok dikasih info, walaupun sedikit,” ujar orator.

Diberitakan sebelumnya, pedagang daging ini karena mereka bersikukuh menolak relokasi RPH Pegirian ke Tambak Oso Wilangun (TOW).

Penolakan ini bukan tanpa sebab. Jarak dan lalu lintas yang padat menjadi alasan penolakan.

Massa tolak relokasi RPH bakal bawa tenda dan peralatan masak saat aksi demonstrasi, besok Rabu (14/1) di Balai Kota Surabaya

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |