Membahayakan Warga, Bak Penampungan Air Ini Dibongkar

1 week ago 36

Selasa, 06 Januari 2026 – 08:10 WIB

Membahayakan Warga, Bak Penampungan Air Ini Dibongkar - JPNN.com Jogja

Bak penampungan air di Piyungan yang dibongkar oleh BPBD Bantul. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, DIY, membongkar paksa sebuah bak penampungan air bersih permanen (reservoir) di Dusun Mojosari, Kelurahan Srimartani, Piyungan. Langkah ini diambil setelah bangunan tersebut dilaporkan miring dan berisiko roboh menimpa fasilitas warga.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amirudin mengatakan bahwa kerusakan bangunan berukuran 3x3 meter itu dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (2/1/2026).

Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah di sekitar lokasi ambles sehingga posisi reservoir menjadi tidak stabil.

"Kami menerima laporan dari warga mengenai kondisi bangunan yang miring. Kemudian pada Minggu (4/1), tim gabungan dari BPBD Bantul, BPBD DIY, FPRB, serta tokoh masyarakat setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan pembongkaran," ujar Mujahid pada Senin (5/1/2026).

Berdasarkan keterangan di lapangan, reservoir tersebut diketahui sudah tidak berfungsi selama kurang lebih lima tahun.

Warga sekitar tidak lagi memanfaatkannya karena kini telah memiliki sumur pribadi sebagai sumber air utama.

Selain faktor usia dan cuaca, posisi bangunan yang miring dilaporkan mengancam salah satu bangunan kamar mandi milik warga yang hanya berjarak sekitar lima meter dari lokasi.

"Reservoir ini sudah tidak difungsikan karena ada pergerakan tanah di sekitar situ. Miring dan mengancam kamar mandi warga. Atas permintaan masyarakat, kami putuskan untuk merobohkannya demi keamanan," tambah Mujahid.

BPBD membongkar sebuah bak penampungan air yang sudah mangkrak selama lima tahun. Bak itu dianggap membahayakan warga.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |