bali.jpnn.com, DENPASAR - Nasib nahas menimpa Gede Dana Yasa, 65, warga Jalan Bukit Indah, Padangsambian, Denpasar.
Niat hati ingin menyelamatkan bangunan suci miliknya, pensiunan PNS ini harus merelakan atap ijuk Pelinggih Kemulan, Taksu, dan Surya miliknya hangus terbakar, Sabttu (18/4) siang pukul 12.30 WITA.
Kebakaran ini dipicu rembetan api dari lahan kosong di sebelah rumahnya.
Kejadian bermula saat kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area bedeng yang ditinggali oleh pasutri Nisar.
Saat kejadian, bedeng dalam keadaan kosong karena penghuninya sedang bekerja proyek.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, berdasar penyelidikan, sumber api diduga berasal dari sisa pembakaran bambu kering yang dilakukan oleh saksi Samsul Hadi (60) sehari sebelumnya.
Meski sempat disiram air menggunakan ember, api dengan cepat membesar dan melahap seisi bedeng, termasuk uang tunai Rp2 juta dan empat unit ponsel.
"Saat ini pemilik tempat pembuangan puing, Samsul Hadi, sudah diamankan ke Polsek Denpasar Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian," kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.



















































