jpnn.com, JAKARTA - PT. Motul Indonesia Energy (MIE), mengumumkan penyesuaian harga untuk sejumlah produk pelumasnya di pasar.
Kebijakan diambil sebagai respons atas tekanan global yang kian memengaruhi industri pelumas.
Managing Director PT. MIE, Welmart Purba, menjelaskan bahwa gejolak geopolitik, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, telah berdampak langsung pada stabilitas harga minyak mentah dunia.
Kondisi tersebut ikut mendorong kenaikan biaya bahan baku utama pelumas.
Tak hanya itu, lonjakan ongkos logistik global juga menjadi faktor yang memperberat biaya produksi.
Di sisi lain, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing turut memberi tekanan tambahan pada rantai pasok industri otomotif nasional.
“Situasi ini membuat biaya secara keseluruhan meningkat, mulai dari bahan baku hingga distribusi,” ujar Welmart dalam keterangannya, Sabtu (2/5).
Menghadapi kondisi tersebut, Motul Indonesia mengambil langkah penyesuaian harga secara terukur.






.jpeg)















































