jpnn.com - Ambisi Persib Bandung untuk mencetak sejarah makin membara. Pelatih Bojan Hodak menyebut hattrick juara bukan lagi mimpi, tetapi target nyata setelah comeback dramatis yang mengguncang markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
"Saya selalu merasa optimistis sepanjang hidup saya," kata Bojan.
Ucapan itu bukan tanpa dasar. Tambahan tiga poin membuat Maung Bandung kembali memuncaki klasemen Super League dengan 69 poin dari 30 pertandingan.
Dengan empat laga tersisa, melawan PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara, jalan menuju gelar ketiga beruntun kini terbuka lebar.
Namun di balik optimisme tinggi itu, laga melawan Bhayangkara sempat berjalan jauh dari rencana.
Persib justru dibuat tertekan di awal pertandingan. Dua gol cepat dari Bernard Henry Doumba pada menit 6 dan Moussa Sidibe (26') membuat tim tamu tertinggal 0-2 di babak pertama.
Hodak pun mengakui anak asuhnya seperti terlambat panas.
"Kami baru mulai bermain setelah lawan mencetak gol. Saat tertinggal 2-0, baru kami bereaksi dan mulai menciptakan peluang," ungkapnya.














.jpeg)






































