jpnn.com - JAKARTA - Persija Jakarta dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak empat laga saat menjadi tuan rumah BRI Liga 1 musim ini.
Itu merupakan salah satu hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 20 Februari.
Komdis PSSI menyebut Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta bermasalah saat laga Persija vs Persib Bandung, 16 Februari.
"Jenis pelanggaran: terjadi penyalaan flare dalam jumlah banyak, pelemparan botol air mineral, adanya korban luka-luka serta mengganggu kenyamanan dan keamanan tim Persib Bandung karena terjadi penyalaan kembang api di hotel tim Persib Bandung," bunyi salah satu hasil sidang Komdis PSSI yang dimuat di laman PSSI.
"Hukuman: dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak empat pertandingan saat menjadi tuan rumah; denda Rp.220.000.000."
Selain untuk Persija, hukuman juga didapat sejumlah pemain hingga ofisial.
Pemain Semen Padang Melcior Leideker Majefat dilarang bermain sebanyak dua pertandingan dan denda Rp 10 juta lantaran diputuskan telah melakukan pelanggaran, yakni mencekik pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung saat laga Semen Padang vs Persita Tangerang pada 14 Februari 2025.
Ofisial PSIS Semarang A.S. Sukawijaya -umumnya dikenal sebagai Yoyok Sukawi, juga kena batunya.