Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Warga Sipil dalam Kasus Kematian WAT

1 week ago 18

Senin, 05 Januari 2026 – 18:00 WIB

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Warga Sipil dalam Kasus Kematian WAT - JPNN.com Jabar

Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi. Foto: Lutviatul Fauziah/JPNN

jabar.jpnn.com, DEPOK - Puluhan massa mendatangi Polres Metro Depok untuk menuntut pengusutan tuntas atas kematian pria berinisial WAT yang diduga menjadi korban penganiayaan di wilayah Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Selain menyoroti dugaan keterlibatan oknum TNI Angkatan Laut (AL), massa juga melaporkan adanya dugaan keterlibatan warga sipil dalam peristiwa tersebut.

Massa membuat laporan polisi terkait dugaan penganiayaan terhadap dua pria, yang mengakibatkan satu orang berinisial WAT meninggal dunia. Mereka meminta aparat penegak hukum menindak seluruh pihak yang diduga terlibat.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan hingga saat ini baru satu orang terduga pelaku yang telah diamankan, yakni oknum anggota TNI AL berinisial Serda M.

“Untuk pelaku saat ini masih satu yang kami amankan, yakni oknum TNI AL. Yang bersangkutan saat ini berada dalam penanganan Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL),” ujar Made.

Terkait kemungkinan adanya keterlibatan warga sipil dalam penganiayaan tersebut, Made menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan secara mendalam dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Untuk dugaan pelaku dari unsur sipil masih terus kami dalami melalui pemeriksaan saksi-saksi. Apabila nantinya ditemukan pelaku lain, tentu akan kami sampaikan secara berjenjang,” jelasnya.

Diketahui, aksi puluhan massa ke Polres Metro Depok dilakukan untuk melaporkan dugaan keterlibatan warga sipil dalam kasus penganiayaan tersebut, selain dugaan perbuatan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI AL.

Selain oknum TNI AL, Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan warga sipil dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |