jateng.jpnn.com, MAKASSAR - Tren positif PSM Makassar di awal musim BRI Super League 2025/26 terhenti.
Pasukan Ramang kini harus menelan pil pahit berupa tiga kekalahan beruntun setelah takluk 1-2 dari Borneo FC Samarinda.
Sebelum dikalahkan Pesut Etam, PSM lebih dulu tumbang dari Malut United FC dan Persib Bandung. Polanya pun nyaris sama dengan tampil menjanjikan, tetapi gagal menjaga konsistensi selama 90 menit dan boros peluang.
Pelatih PSM Makassar Tomas Trucha tak menampik masalah klasik tersebut kembali menghantui timnya.
“Kami kesulitan bermain di level terbaik sepanjang pertandingan. Tidak konsisten. Saat melawan Malut United dan Persib juga sama. Lawan Borneo FC kami punya dua atau tiga peluang emas, tapi tidak bisa menyelesaikannya,” ujar Tomas.
Pada laga kontra Borneo FC, PSM sejatinya memulai pertandingan dengan sempurna.
Gol cepat di menit ke-2 membuat Ayam Jantan dari Timur unggul 1-0 dan tampil dominan di babak pertama.
Serangan demi serangan dilancarkan, sementara lini belakang terlihat cukup solid.



















































