jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Subandi memastikan seluruh santri Manbaul Hikam di Tanggulangin yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak ada yang meninggal dunia.
Subandi mengatakan pihaknya telah memantau sekitar 293 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan setelah memakan MBG tersebut.
“Semuanya anak-anak kami, yang tiba di rumah sakit semua sudah termonitor semua, ya,” kata Subandi di RSUD Notopuro Sidoarjo, Selasa (1/9) malam.
Subandi menyebut beberapa anak yang sempat dilarikan ke rumah sakit kesehatannya mulai membaik. Dia juga membantah ada santri yang meninggal dunia.
“Ini tadi yang sudah sembuh-sembuh tak suruh pulangkan. Jadi, tidak ada bahasa yang meninggal ini tidak ada, ya, enggak ada yang meninggal,” jelasnya.
“Semua pasien tertangani dengan baik, ya. Jadi, kalau ada berita yang meninggal itu tidak benar,” imbuh dia.
Subandi mengungkapkan sudah mendatangi sejumlah rumah sakit rujukan para santri. Seluruh pasien menunjukkan perkembangan kondisi yang positif.
“Sudah kami pastikan ada di tiga rumah sakit, ya, saya tadi sudah cek sampai dua kali kami kontrol semuanya, sudah tertangani dengan baik. Sementara hanya diare, hari ini juga sudah turun semua,” ucapnya.



















































