Saefuddin Minta Data Akurat, dari PNS, PPPK, P3K Paruh Waktu, termasuk Honorer

7 hours ago 23

Saefuddin Minta Data Akurat, dari PNS, PPPK, P3K Paruh Waktu, termasuk Honorer

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

ASN terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com - SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mempercepat sinkronisasi data kendaraan pegawai berstatus PNS, PPPK, PPPK Paruh Waktu, dan honorer.

Pendataan dilakukan untuk mematangkan persiapan program parkir berlangganan yang ditargetkan berlaku penuh pada 2027.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menegaskan seluruh pimpinan perangkat daerah harus segera mencocokkan data kendaraan pribadi maupun dinas milik pegawai agar program internal ini berjalan sukses.

"Pemerintah harus tertib dulu di dalam sebelum mengajak masyarakat. Bagaimana masyarakat mau percaya kalau pemerintahnya sendiri tidak bisa memberi contoh," katanya saat memimpin Rapat Rekonsiliasi Data Parkir Berlangganan di Samarinda, Rabu (2/9).

Menurutnya, sinkronisasi ini bukan sekadar urusan administratif melainkan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tertib dan akuntabel.

"Kami ingin memastikan seluruh aparatur pemkot mulai dari ASN (PNS), PPPK, PPPK paruh waktu, hingga tenaga honorer terdata akurat terkait kepemilikan dan penggunaan kendaraan bermotor," kataya.

Dalam proses pendataan, ia menyoroti sejumlah kendala data yang belum sinkron akibat mutasi pegawai, pensiun, kesalahan input, data ganda, hingga faktor kendaraan yang digunakan bersama keluarga.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia meminta setiap perangkat daerah memperkuat pengawasan internal dan memberikan tenggat waktu satu minggu agar pendataan rampung.

Pemko ingin memastikan seluruh aparatur pemkot mulai dari PNS, PPPK, PPPK paruh waktu, hingga tenaga honorer terdata akurat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |