jpnn.com - MALANG - Klub Super League Arema FC berdukacita. Asisten Pelatih Kuncoro meninggal dunia pada Minggu (18/1) sore.
"Kuncoro, legenda hidup sekaligus Asisten Pelatih Arema FC, berpulang ke rahmatullah setelah terkena serangan jantung di tempat yang paling dicintainya: pinggir lapangan sepak bola," bunyi pernyataan di laman Arema FC.
Kuncoro berpulang saat perayaan Satu Abad Stadion Gajayana.
Suasana perayaan satu abad Stadion Gajayana yang seharusnya penuh sukacita, seketika berubah menjadi duka mendalam.
"Kuncoro wafat setelah mengalami serangan jantung, menutup mata selamanya seusai momen reuni emosional bersama rekan-rekan seperjuangannya di atas rumput hijau.
"(Minggu) Sore tadi, Kuncoro tampak antusias turut ambil bagian dalam Laga Charity 100 Tahun Stadion Gajayana. Ia turun bermain di babak pertama, bahu-membahu bersama deretan legenda sepak bola Malang lainnya seperti Siswantoro, Hermawan, hingga Doni Suherman dan beberapa pemain legend lainnya."
Penonton disuguhkan nostalgia indah melihat sentuhan bola sang legenda yang masih lekat dengan gaya khas Malangan-nya. Tak ada yang menyangka, umpan-umpan dan tawa yang ia bagikan di babak pertama itu adalah persembahan terakhirnya bagi publik Malang.
Seusai menuntaskan penampilannya di babak pertama, Kuncoro beristirahat dan duduk di bench pemain.






















































