jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Kantor Bulog Bogor memiliki stok beras hingga 5.400 ton di gudang yang berlokasi di Dramaga, Kabupaten Bogor untuk persediaan menyambut bulan Ramadan hingga Idulfitri 1446 Hijriah.
Kepala Cabang Bogor Bulog, Yanto Nurdiyanto memastikan ketersediaan beras tersebut masuk dalam kategori aman untuk dipasok ke masyarakat Bogor dan sekitarnya selama empat bulan ke depan.
Sebanyak 5.400 ton beras itu merupakan hasil penyerapan gabah dari petani di wilayah timur Kabupaten Bogor, seperti Jonggol, Cariu dan Kecamatan Cileungsi.
"Kami sudah mulai menyerap gabah dari petani dan membeli dengan harga yang baik sesuai dengan arahan pemerintah," kata Yanto.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Arif Rahman menjelaskan upaya menstabilkan harga dalam menyambut Ramadan hingga Idulfitri yaitu dengan melakukan operasi pasar.
Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengagendakan operasi pasar di sejumlah titik selama delapan kali pelaksanaan untuk menjual kebutuhan pangan dengan harga lebih murah dari pasaran.
Kerja sama antara Dinas terkait, Bulog, Polres, dan Kodim dalam penyelenggaraan operasi pasar diharapkan dapat menekan harga pasar.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas harga sembako dan memastikan pasokan pangan yang cukup menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Arif. (antara/jpnn)