Tolak Relokasi RPH Pegirian, Jagal Surabaya Mogok Kerja & Klaim Daging Kosong

17 hours ago 18

Selasa, 13 Januari 2026 – 15:33 WIB

Tolak Relokasi RPH Pegirian, Jagal Surabaya Mogok Kerja & Klaim Daging Kosong - JPNN.com Jatim

Ratusan pedagang dan jagal Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian kembali melakukan demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1). Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan pedagang dan jagal Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian kembali melakukan demonstrasi di Balai Kota Surabaya, Selasa (13/1). Mereka tetap menuntut agar RPH Pegirian tidak direlokasi ke Tambak Oso Wilangun (TOW).

Koordinator para jagal dan pedagang daging sapi se-Kota Surabaya Abdullah Mansyur menegaskan mereka kompak melakukan mogok berjualan agar peredaran daging sapi di Kota Pahlawan kosong.

"Ini mogok. Dari kemarin sampai hari ini masih mogok kerja karena ini sebagai alarm terhadap stabilitas nasional secara ekonominya, kami akan melakukan aksi mogok sampai betul-betul untutab kami dipenuhi," kata Mansyur.

"Kami pastikan ya, untuk kemudian di kota Surabaya tidak akan ada peredaran daging sapi. Kami melihat, bisa cek di pasar-pasar, di kota Surabaya itu tidak ada peredaran daging sapi sama sekali," ujarnya.

Mansyur menyampaikan bahwa aksi demo ini massa ingin bertemu dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Jika tidak, ancaman mogok bakal dialkuman hingga berbulan-bulan.

"Kami tetap akan melakukan aksi mogok satu bulan, dua bulan, satu tahun kita akan melakukan aksi mogok," kata dia.

Mansyur menyampaikan tuntutan yang ingin disampaikan kepada wali kota adalah mencabut surat tentang kebijakan pemindahan RPH ke tempat baru.

Kedua, mencabut surat edaran tentang petaftaran jagal yang dinilai memaksa untuk dipindah dari Pegiran ke TOW.

Demo berlanjut, jagal RPH Pegirian pastikan peredaran daging sapi di Surabaya kosong

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |