jpnn.com, JAKARTA - Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (UNSRI) bekerja sama dengan Ganesha Operation (GO) menggelar webinar Sosialisasi dan Pengenalan fakultas, akhir pekan lalu.
Kegiatan itu bertujuan memberikan wawasan mendalam kepada siswa kelas 12, mengenai persaingan masuk perguruan tinggi serta pemahaman yang lebih baik tentang program studi di Fakultas Teknik UNSRI.
Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., selaku Direktur Utama Ganesha Operation, menyampaikan pentingnya strategi dalam menghadapi ketatnya seleksi masuk PTN.
Berdasarkan data tahun ajaran 2023/2024, jumlah siswa kelas 12 SMA/SMK/MA mencapai 4.161.579, sementara jumlah siswa yang diterima melalui jalur SNBP dan SNBT hanya 387.133 atau sekitar 9% saja.
Artinya, sebanyak 3.774.446 siswa (91%) gagal masuk PTN melalui kedua jalur tersebut.
“Memilih program studi bukanlah keputusan yang mudah. Siswa harus mempertimbangkan minat dan bakat agar tidak salah langkah dalam menentukan masa depan akademiknya,” ujar Prof. Bob dalam keterangannya, Rabu.
Dia juga mengingatkan siswa untuk mencermati tanggal-tanggal penting SNBT 2025, termasuk pendaftaran yang dibuka pada 11-27 Maret 2025, pelaksanaan UTBK pada 23 April hingga 2 Mei 2025, serta pengumuman hasil seleksi pada 28 Mei 2025.
Selain itu, Prof. Bob menekankan bahwa menghadapi ketatnya persaingan SNBT membutuhkan strategi belajar yang tepat.