jpnn.com - PANGANDARAN - Seorang wisatawan bernama Dede Sulaiman (15) yang hilang akibat terseret ombak saat berenang di Pantai Barat, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditemukan Tim SAR Gabungan pada Jumat (4/4). Korban yang merupakan wisatawan asal Garut itu ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Komandan Tim Rescue Kantor SAR Bandung Edwin Purnama mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh nelayan dalam kondisi mengapung di perairan Pangandaran, Jumat (4/4) sekitar pukul 09.30 WIB. "Setelah menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi penemuan dan melaksanakan evakuasi," kata Edwin, Jumat (4/4).
Menurut dia, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban yang terseret ombak saat berenang di Pantai Barat, Pangandaran, Rabu (2/4). Pencarian pada hari ketiga Jumat (4/4), akhirnya membuahkan hasil, dengan ditemukannya jasad korban di tengah lautan atau sekitar 2 km dari lokasi kejadian awal Dede berenang, yang teridentifikasi merupakan wisatawan yang saat ini sedang dicari.
Dia mengatakan bahwa jasad korban kemudian dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga. "Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan selesai, seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing," ungkap Edwin.
Selama musim libur Lebaran, kawasan objek wisata Pantai Pangandaran ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah untuk berwisata menikmati keindahan pantai, dan juga berenang.
Selama libur Lebaran itu dilaporkan ada dua wisatawan yang terseret arus ombak saat berenang, yakni yang baru ditemukan Dede Sulaiman (15) asal Garut, yang terseret di Pos 4 Pantai Barat, Pangandaran, Rabu (2/4).
Sebelumnya, Kamis (3/4) telah ditemukan wisatawan asal Bandung, Suhendar, yang terbawa arus ombak di Pos 4 Pantai Barat Pangandaran tepatnya depan Hotel Sandaan, Selasa (1/4) sekitar pukul 14.40 WIB.
Momentum libur Lebaran tersebut, pemerintah daerah maupun kepolisian, Kantor SAR, Balawista, dan sukarelawan lainnya telah disiagakan untuk melakukan pengamanan antisipasi kecelakaan laut di Pangandaran.