jpnn.com - MUARA TEWEH - Tim SAR Gabungan menemukan dua korban kecelakaan kapal di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian intensif oleh tim gabungan. Kedua korban, yakni anggota Polri Bripda Vikma Setiawan (22), dan anak buah kapal (ABK) Aleksandro Brianonggasa, ditemukan setelah pencarian selama dua hari.
“Kedua korban telah ditemukan dan operasi SAR dinyatakan selesai,” kata Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA. Ketut Alit Supartana di Muara Teweh, Senin (6/4).
Dia mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB saat Kapal Mitra Jaya V hendak bersandar di pelabuhan PT MPG. Diduga terjadi benturan saat proses sandar, sehingga seorang anggota Polri dan satu ABK terjatuh ke sungai.
Korban pertama, Bripda Vikma Setiawan, warga Jalan Veteran Gang Margo Rukun RT 005 RW 002 Desa Beriwit Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, ditemukan pada pukul 08.31 WIB sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian. “Korban pertama ditemukan mengapung dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya.
Alit menjelaskan selang beberapa waktu, korban kedua Aleksandro Brianonggasa alamat di Desa Rokirole RT 005 RW 002, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), juga ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
“Korban kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Palangka Raya, kepolisian, BPBD Barito Utara, hingga masyarakat setempat. Dengan ditemukannya seluruh korban, kata dia, operasi SAR resmi dihentikan dan seluruh personel ditarik.











.jpeg)








































