jateng.jpnn.com, KABUPATEN SEMARANG - Sebanyak 357 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas PGRI Semarang (KKN UPGRIS) resmi diterjunkan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Penerjunan dipusatkan di Kantor Bupati Semarang, Jalan Diponegoro, Ungaran, Rabu (14/1). Ratusan mahasiswa itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Semarang Nur Arifah.
Mahasiswa KKN UPGRIS ditempatkan di dua kecamatan, yakni Ungaran Barat dan Ungaran Timur.
Kegiatan KKN tahun ini mengusung tema “KKN UPGRIS Mengabdi” sebagai bentuk penguatan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat dan dukungan terhadap pembangunan daerah.
Sebelum diterjunkan mahasiswa telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembekalan, evaluasi materi, survei lapangan, hingga penyusunan serta pengesahan program kerja.
“Hal tersebut dilakukan agar program KKN yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPGRIS Prof. Wiyaka.
Pelaksanaan KKN berlangsung selama 49 hari, terhitung sejak 13 Januari hingga 3 Maret 2026. Dalam periode ini, mahasiswa memperoleh konversi 10 SKS yang terdiri atas KKN 4 SKS, mata kuliah Kepemimpinan Inklusif dan Inovatif 2 SKS, Literasi Digital 2 SKS, serta Pengembangan Talenta 2 SKS.
Selain di Kabupaten Semarang, KKN UPGRIS juga dilaksanakan di sejumlah daerah lain dengan total peserta mencapai 587 mahasiswa. Lokasi KKN meliputi Kota Semarang di Kecamatan Pedurungan, Kabupaten Kendal di Kecamatan Kendal, Kabupaten Demak di Kecamatan Mranggen, serta Kabupaten Pati di Kecamatan Pati.



















































