62,5% Bayi Mengalami Iritasi Area Popok di Tahun Pertamanya, Loluna Tawarkan Solusi

2 hours ago 17

62,5% Bayi Mengalami Iritasi Area Popok di Tahun Pertamanya, Loluna Tawarkan Solusi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Loluna menyambut Ramadan dengan membagikan lebih dari 10 ribu produk perawatan bayi ke berbagai panti asuhan di Indonesia seiring dengan peluncuran produk terbarunya, Loluna Baby Diaper Barrier Cream. Foto dok. Loluna

jpnn.com, JAKARTA - Dokter spesialis kulit anak, dr. Christa Desire Gracia, SpDVE, menyebutkan masalah ruam popok masih menjadi tantangan besar bagi orang tua.

Data menunjukkan hingga 62,5 persen bayi mengalami iritasi area popok di tahun pertama mereka.

Dia mengungkapkan beberapa tanda awal kulit anak yang tidak sehat dimulai dari kulit menjadi kering.

Biasanya kondisi ini ditandai dengan munculnya sisik atau bercak putih bersisik (skuama) pada permukaan kulit.

"Kalau tidak segera ditangani, kondisi tersebut bisa berkembang menjadi kemerahan atau iritasi pada area tertentu," kata dr. Christa dalam keterangannya dikutip Senin (16/2).

Karena itu, lanjut dr. Christa, perlu pemakaian pelembab kulit secara rutin yang bisa membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit dan menjaga kelembapan.

Namun, apabila kemerahan tidak membaik meski sudah rutin menggunakan pelembap, orang tua disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

"Kulit anak yang sehat umumnya terasa lembap, halus, dan tidak menunjukkan tanda iritasi," ujarnya.

Loluna menawarkan solusi untuk mencegah bayi mengalami iritasi area popok di tahun pertamanya

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |