bali.jpnn.com, PADANG - Bursa transfer putaran kedua Super League 2025-2026 memanas.
Penghuni papan bawah klasemen Super League, Semen Padang, penyebabnya.
Skuad Kabau Sirah dilaporkan melakukan perombakan besar-besaran pada putaran kedua setelah mendapat hasil buruk pada putaran pertama.
Semen Padang menutup putaran pertama dengan menempati zona degradasi, peringkat ke-17 dari 18 tim.
Anak asuh Dejan Antonic hanya mampu mengoleksi 10 poin, hasil dari tiga kali menang, sekali imbang dan 13 kali kalah.
Fakta tersebut memaksa Pembina Semen Padang FC, Andre Rosiade, bergerak cepat.
Politikus Senayan itu memastikan timnya akan tampil dengan banyak penggawa anyar,khususnya di slot pemain asing pada putaran kedua.
“Sesuai dengan pernyataan saya yang menyatakan ingin melaksanakan perombakan (cuci gudang), setelah kalah melawan Persis Solo.



















































