jpnn.com, JAKARTA - Grab dan OVO ikut mengambil peran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) Swasta sebagai inisiatif tanggung jawab sosial (CSR).
Chief of Public Affairs, Grab Indonesia Tirza Munusamy mengatakan inisiatif itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pelaksanaan program MBG sebagai salah satu program strategis nasional.
“Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi secara terukur dan bertanggung jawab dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah,” ungkap Tirza dikutip, Sabtu (14/2).
Dia menjelaskan seluruh pendanaan Program MBG Swasta sepenuhnya berasal dari dana CSR Grab-OVO serta dukungan berbagai mitra swasta yang bersifat non-profit.
Menurut Tirza, program ini dirancang sebagai model kontribusi sektor swasta dengan fokus pada keamanan pangan, tata kelola yang akuntabel, serta dampak sosial dan ekonomi berkelanjutan.
Dalam implementasinya, program MBG Swasta dijalankan melalui kolaborasi lintas organisasi dan pemangku kepentingan
Dia menyebutkan Grab-OVO telah bekerja sama dengan berbagai organisasi dan yayasan, antara lain PP Muhammadiyah, Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU), Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB), Yayasan Benih Baik, Baja Perkasa Sentosa (Artha Graha Peduli Group), Yayasan Astra, GK Foundation, serta mitra lainnya.
Program ini juga telah dilaporkan dan dikunjungi oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Gubernur Banten, serta sejumlah kepala daerah dan pejabat kementerian terkait lainnya
“Sebagai bagian dari pelaksanaan program, Grab dan OVO menghadirkan Command Center MBG, sebuah pusat pemantauan berbasis teknologi yang berfungsi untuk memastikan keamanan pangan dan konsistensi standar operasional,” jelas Tirza.
















































