Beri Nilai 6 untuk Menterinya Prabowo, Efriza: Banyak yang Belum Mampu Terjemahkan Visi Presiden!

3 hours ago 14

 Banyak yang Belum Mampu Terjemahkan Visi Presiden!

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) membahas program-program prioritas pemerintah bidang pendidikan dan perkembangan eskalasi di Timur Tengah. ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet

jpnn.com - Peneliti Senior Citra Institute Efriza memberikan penilaian kritis terhadap kinerja para pembantu Presiden Prabowo Subianto yang kini santer dikabarkan masuk radar reshuffle. 

Jika harus dituangkan dalam angka, Efriza menyebut rapor rata-rata menteri di kabinet masih jauh dari kata memuaskan.

Menurut Efriza, kinerja para menteri tersebut saat ini hanya berada di kisaran angka 6 hingga 7 dari skala 10. Angka ini mencerminkan kondisi kabinet yang masih "setengah matang".

"Artinya, kinerja mereka memang belum bisa dikatakan gagal total atau buruk, tetapi tidak optimal. Belum ada akselerasi yang kuat sesuai ekspektasi publik dan ambisi besar Presiden Prabowo," ujar Efriza kepada JPNN.com, Jumat (17/4).

Efriza membeberkan, meski ada beberapa menteri yang mulai menunjukkan progres dan adaptif, namun mayoritas masih terjebak dalam proses administrasi.

"Banyak yang masih dalam tahap konsolidasi. Bahkan, terkesan belum mampu menerjemahkan visi politik Presiden ke dalam kebijakan yang konkret dan berdampak luas bagi rakyat," tegasnya.

Tak hanya soal kompetensi, Efriza lagi-lagi menyentil isu sensitif terkait kesetiaan para pembantu presiden. 

Ia melihat ada ganjalan psikologis yang membuat mesin kabinet tidak berlari kencang.

Peneliti Senior Citra Institute Efriza memberikan penilaian kritis terhadap kinerja para pembantu atau menteri kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |