jpnn.com, JAKARTA - Novita Hermawan mengembangkan bisnis perabot berbasis anyaman (Agrominafiber) yang diolah menjadi berbagai produk dengan memadukan fungsi, desain dan karakter kerajinan lokal.
Di tengah persaingan industri perabot dan kerajinan, produk juga perlu memiliki identitas, dikenal konsumen, mendapatkan kepercayaan, hingga menemukan pasar yang tepat.
Pelajaran itulah yang dibagikan Novita dalam Webinar Merah Putih bertajuk 'Merdeka Berkarya, UMKM Naik Kelas' yang digelar Pertamina sebagai ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran bagi pelaku UMKM.
“Produk yang bagus belum tentu otomatis terjual. Kita harus belajar bagaimana produk diposisikan, dikomunikasikan, ditemukan, dan akhirnya dipercaya konsumen,” ujar Novita.
Menurut Novita, salah satu tantangan dalam mengembangkan Agrominafiber adalah membawa produk perabot berbasis anyaman agar tidak hanya dilihat sebagai produk kerajinan, tetapi memiliki brand dan positioning yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Karena itu, proses membangun kepercayaan konsumen menjadi sama pentingnya dengan menjaga kualitas produk.
Perjalanan Novita bersama ekosistem Pertamina dimulai ketika mengikuti Program Womenpreneur Pertamina Foundation pada 2022.
Setahun kemudian, Agrominafiber bergabung sebagai UMKM binaan Pertamina dan mulai mengikuti berbagai program untuk memperkuat kapasitas usahanya.




















































