jatim.jpnn.com, JEMBER - Seorang bocah bernama Elisatul Hasanah ditemukan tewas di aliran Sungai Bedadung, mKabupaten Jember setelah hanyut di selokan sekitar sekolahnya, Rabu (26/2).
Siswi kelas 3 SDN Arjasa 04 itu sebelumnya hilang terseret arus saat bermain bersama dua temannya pada Senin (24/2) sore. Tim SAR kemudian terjun melakukan pencarian di sepanjang aliran air selokan tersebut.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak 15 kilometer dari lokasi kejadian hilangnya korban dan selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Jember Andi Irawan.
Penemuan jasad korban berawal dari informasi salah seorang pemancing yang hendak mencari lokasi memancing di aliran Sungai Bedadung, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates.
"Tim gabungan tiba bersama keluarga korban untuk memastikan jasad yang ditemukan itu Elisatul Hasanah yang merupakan korban kecelakaan air di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa pada 24 Februari 2025," ujarnya.
Dia menjelaskan hujan deras yang mengguyur kawasan itu menyebabkan arus air di selokan sangat kuat sehingga menyeret korban dan kedua temannya yang saat itu sedang bermain."Korban terbawa arus parit dan tidak bisa diselamatkan, sedangkan kedua temannya berhasil menepi dan selamat dari derasnya aliran sungai," jelasnya.
Andi mengimbau masyarakat Jember berhati-hati selama cuaca ekstrem dengan tingginya curah hujan dan orang tua diimbau lebih waspada untuk mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah. (antara/mcr12/jpnn)