jpnn.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menerjunkan tim investigasi lapangan untuk mencari tahu penyebab kecelakaan kereta di Bekasi, Senin (27/4) malam.
”Sejak tadi malam (Senin), tiga orang investigator kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi,” demikian keterangan KNKT, Selasa (28/4) ini.
KNKT hingga kini belum bisa mengungkap dugaan awal kecelakaan kereta, karena investigator masih bekerja di lapangan
”Investigasi akan dilanjutkan. Jika nanti ada informasi yang dapat disampaikan, akan segera kami umumkan,” demikian keterangan lembaga tersebut.
Diketahui, kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.
Vice President Corcomm PT KAI Anne Purba menyebut tujuh orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta tersebut.
"Ada tujuh penumpang kami yang sudah dinyatakan memang meninggal," kata dia kepada awak media, Selasa ini.
Anne melanjutkan sebanyak 81 orang juga dievakuasi dari lokasi kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.















.jpeg)





































