jpnn.com, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat berjanji memperkuat pengelolaan sampah sebagai salah satu prioritas utamanya.
Tokoh gerakan buruh itu menyampaikan hal tersebut seusai dilantik menjadi menteri LH oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4).
Jumhur menyebutkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus segera dilakukan, terutama persoalan yang terlihat nyata di masyarakat. Menurut dia, salah satu persoalan itu adalah penanganan sampah yang masih perlu pembenahan secara bertahap agar dapat memenuhi standar global.
“Saya ditetapkan dan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Pasti banyak hal yang harus dilakukan, terutama yang ada di depan mata kita,” ujar Jumhur.
“Misalnya sampah, yang secara bertahap akan kita benahi agar dapat mengikuti standar global,” lanjutnya.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya keterlibatan Indonesia dalam berbagai perjanjian internasional terkait lingkungan hidup.
Jumhur optimistis dengan dukungan penuh dari Presiden, program-program yang dirancang dapat berjalan dengan baik.
“Berbagai perjanjian internasional akan kita kejar. Dengan dukungan Bapak Presiden yang memiliki komitmen kuat terhadap lingkungan hidup, saya yakin Kementerian Lingkungan Hidup dapat menjalankan amanat ini dengan baik,” kata dia.















.jpeg)





































