Dipicu Dugaan Penistaan Agama, Massa Bakar Padepokan STJ di Tasikmalaya

1 week ago 16

Dipicu Dugaan Penistaan Agama, Massa Bakar Padepokan STJ di Tasikmalaya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Amuk massa. Foto: Ilustrasi/ Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Sebuah bangunan milik Padepokan Saung Taraju Jumantara (STJ) di Kampung Babakan Salak, Desa Purwarahayu, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, dibakar oleh sekelompok massa pada Rabu (1/4) malam.

Pembakaran tersebut karena massa menilai kelompok penghayat kepercayaan itu menyebarkan aliran sesat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengonfirmasi adanya kejadian aksi pembakaran bangunan milik STJ.

Hendra menjelaskan kronologis kejadian yang terjadi pada pukul 20.30 WIB.

Dia melanjutkan ada kelompok massa yang berisikan warga sekitar bersama tokoh agama, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan perangkat Desa Purwarahayu.

Massa yang berjumlah 60 orang dan mendatangi Padepokan STJ.

"Adapun penyebab terjadinya kejadian ini yaitu adanya informasi dari warga bahwa saudara Khobir telah melakukan penistaan agama, dengan cara membuat video live TikTok dengan saudari Ester Pasri Alimentari yang membahas aliran kepercayaan BB Drum," kata Hendra saat dikonfirmasi, Senin (6/4).

Pembahasan itu, kata Hendra, memicu amarah masyarakat yang menilai konten sudah melecehkan dan menghina agama Islam.

Saung Taraju Jumantara (STJ) diduga menghina dan melecehkan agama Islam, warga bakar Padepokan Saung Taraju Jumantara di Tasikmalaya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |