DPRD Desak Pemprov DKI Kembali Anggarkan Perawatan Jalur Sepeda

11 hours ago 26
Jalur sepeda di kawasan Jalan Raya Pemuda, Jakarta Timur Foto: ANTARA

KabarJakarta.com – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mengalokasikan anggaran untuk merawat dan mengembangkan jalur sepeda di Ibu Kota.

Menurut MTZ, keberadaan jalur sepeda tidak cukup hanya dipertahankan. Fasilitas yang sudah tersedia juga membutuhkan perawatan agar tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.

Ia menyebut sejumlah fasilitas jalur sepeda di Jakarta mulai mengalami kerusakan. Kondisi tersebut, menurut dia, tidak terlepas dari keterbatasan anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan.

“Anggarannya harus dihidupkan lagi, ditambah lagi. Karena memang waktu zaman Gubernur Pak Anies, kemudian sesudahnya, belum selesai ke seluruh Jakarta, sehingga harus ditambah anggarannya,” ujar MTZ di Jakarta, Jumat (15/8).

MTZ menilai pembangunan jalur sepeda perlu dilanjutkan secara bertahap agar konektivitas antarkawasan semakin baik. Namun, penambahan fasilitas harus dibarengi dengan perawatan rutin supaya infrastruktur yang telah dibangun tidak terbengkalai.

Selain persoalan anggaran, MTZ menyoroti pengawasan di lapangan. Ia mengaku masih menemukan jalur sepeda yang digunakan untuk parkir kendaraan bermotor. Sebagian jalur juga dimanfaatkan untuk aktivitas pedagang kaki lima (PKL).

Menurut dia, kondisi tersebut membuat fungsi jalur sepeda menjadi tidak maksimal. Karena itu, pembangunan fasilitas publik harus disertai pengawasan yang konsisten.

“Kalau sebuah fasilitas publik sudah dibangun, tentunya harus diikuti dengan pengawasan yang baik. Jangan sampai jalur yang seharusnya digunakan bagi pesepeda justru dipakai untuk parkir atau kegiatan lain,” katanya.

MTZ juga menilai kebijakan efisiensi anggaran sebelumnya turut memengaruhi pengawasan dan pemeliharaan sejumlah fasilitas. Karena itu, ia mendorong agar perhatian terhadap jalur sepeda kembali diperkuat dalam perencanaan anggaran Pemprov DKI.

“Saya mendorong agar dihidupkan lagi jalur sepeda, maka harus ada pengawasan yang baik,” ungkap MTZ.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sebelumnya menyatakan akan membahas secara khusus keberadaan fasilitas sepeda di sejumlah ruas jalan Jakarta.

Pramono mengatakan dirinya memiliki perhatian terhadap fasilitas tersebut karena juga aktif bersepeda. Ia mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait kondisi jalur sepeda di Jakarta.

“Mengenai fasilitas sepeda, karena kebetulan saya kan pesepeda, teman-teman sekalian tahu. Saya juga mendapatkan banyak masukan tentang hal itu. Dalam waktu dekat ini, Pemprov DKI akan membahas secara khusus mengenai fasilitas sepeda yang dimiliki,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, terdapat 2 (dua) opsi yang sedang dipertimbangkan. Jalur sepeda dapat tetap dipertahankan seperti saat ini atau diubah agar memiliki manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Apakah masih perlu dipertahankan atau diubah, nanti akan kami putuskan dalam rapat,” imbuhnya.

Dengan adanya pembahasan tersebut, keputusan Pemprov DKI nantinya diharapkan dapat mempertimbangkan kebutuhan pesepeda sekaligus memastikan fasilitas yang telah dibangun tetap berfungsi optimal.

Read Entire Article
| | | |