Garap Proyek Sekolah Rakyat di Lampung, Brantas Abipraya Gelar Sertifikasi 300 Tenaga Kerja Konstruksi

3 hours ago 16

Garap Proyek Sekolah Rakyat di Lampung, Brantas Abipraya Gelar Sertifikasi 300 Tenaga Kerja Konstruksi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Brantas Abipraya bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis Jenjang 1–3 pada Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026. Foto dok Brantas Abipraya

jpnn.com, LAMPUNG - PT Brantas Abipraya bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggelar Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Strategis Jenjang 1–3 pada Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan secara onsite pada 21 Mei 2026 tersebut diikuti sekitar 300 tenaga kerja konstruksi yang terlibat langsung dalam pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

Peserta sertifikasi berasal dari berbagai bidang pekerjaan konstruksi, di antaranya Kepala Tukang Bangunan Gedung, Mandor Konstruksi Bangunan Gedung, Tukang Besi Beton, Tukang Cat Bangunan Gedung, Tukang Kayu Konstruksi, Tukang Pasang Rangka Baja Ringan, hingga Tukang Pasang Ubin dan Keramik.

Pelaksanaan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga kerja konstruksi agar memiliki daya saing sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sekaligus mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah.

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan sertifikasi tenaga kerja menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembangunan infrastruktur pendidikan nasional.

“Brantas Abipraya meyakini bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas material dan teknologi konstruksi, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia yang terlibat di lapangan. Karena itu, kami mendukung penuh pelaksanaan sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembangunan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan,” ujar Dian Sovana.

Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan tenaga kerja yang kompeten agar target kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu proyek dapat tercapai secara optimal.

“Program Sekolah Rakyat merupakan proyek strategis yang memiliki dampak sosial besar bagi masyarakat. Melalui sertifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja yang berada di garis depan pembangunan memiliki kompetensi sesuai standar nasional dan mampu memberikan hasil pekerjaan terbaik,” tambahnya.

Brantas Abipraya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui peningkatan kualitas SDM konstruksi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |