jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi sebanyak empat kali pada Sabtu (4/1). Tinggi kolom letusan tercatat mencapai 1.000 meter di atas puncak.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 00.51 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas sedang ke arah utara," kata Liswanto dalam laporan tertulis.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 05.11 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai 800 meter di atas puncak. Arah sebaran abu teramati ke timur laut dengan intensitas sedang.
Tak berselang lama, Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 05.28 WIB. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl, dengan sebaran abu ke arah utara.
Erupsi keempat terjadi pada pukul 06.56 WIB. Tinggi kolom abu kembali mencapai 800 meter di atas puncak, dengan intensitas tebal ke arah timur laut.
"Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 120 detik," ujarnya.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut saat ini berstatus Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat.



















































