jateng.jpnn.com, SEMARANG - Upaya pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah di enam lokasi di Jawa Tengah tidak membuahkan hasil.
Hilal tak berhasil terpantau di Kabupaten Pemalang, Kabupaten Jepara, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Purworejo akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng Saiful Mujab mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan masuk mengenai keberhasilan pengamatan hilal di wilayah tersebut.
"Sampai saat ini laporannya belum, belum ada yang masuk," ujar Mujab saat ditemui di lokasi pemantauan di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jumat (28/2).
Menurutnya, kondisi cuaca di Jateng pada saat pemantauan mayoritas mendung hingga hujan, sehingga menyulitkan tim pemantau dalam melihat hilal.
"Kemungkinan besar kalau melihat situasi dan kondisi alam, apalagi hujan, kemungkinan besar tidak bisa melihat hilal," ujarnya.
Kanwil Kemenag Jateng akan membawa hasil pemantauan di enam lokasi tersebut ke pemerintah pusat untuk dibahas dalam Sidang Isbat yang menentukan awal Ramadan.
Sementara itu, pemantauan yang dilakukan di Planetarium, dan Observatorium UIN Walisongo Semarang juga tidak berhasil melihat hilal.