Indonesia Terancam 'Tak Terlihat' di Dunia, Peneliti UHAMKA Soroti Risiko Baru di Perang Iran

1 week ago 14

Indonesia Terancam 'Tak Terlihat' di Dunia, Peneliti UHAMKA Soroti Risiko Baru di Perang Iran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Indonesia terancam 'tak terlihat' di mata dunia, Peneliti UHAMKA menyoroti risiko baru di tengah perang Iran. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia tengah menghadapi ancaman serius yang jauh lebih senyap dibanding lonjakan harga minyak atau jebolnya APBN.

Peneliti dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) memperingatkan bahwa Indonesia berisiko terjebak dalam 'Strategic Invisibility Trap' atau jebakan ketidakterlihatan strategis di mata dunia.

"Kondisi ini muncul di tengah eskalasi global akibat Perang Iran 2026 yang menyedot seluruh perhatian internasional," kata peneliti Pusat Studi Politik dan Sosial UHAMKA sekaligus Founding Director Global Trust Intelligence (GTI),Dr. Emaridial Ulza, Senin (6/4).

Dia menyebutkan ancaman ini bukan berarti citra Indonesia buruk, melainkan Indonesia tidak hadir sama sekali dalam persepsi global.

"Dalam dunia yang dipenuhi arus informasi cepat, negara yang tidak muncul dalam narasi global akan cenderung tidak diperhitungkan, baik dalam konteks investasi, diplomasi, maupun pengambilan keputusan strategis," ungkapnya.

Laporan tersebut menyoroti kontras yang tajam terkait kondisi Iran, meski didera konflik besar, tetap menjadi pusat percakapan dunia.

Sebaliknya, Indonesia dengan populasi 280 juta jiwa dan ekonomi stabil, justru gagal muncul sebagai aktor narasi global yang signifikan.

Ketidakterlihatan ini bukan sekadar urusan "gengsi" diplomatik.

Indonesia terancam 'tak terlihat' di mata dunia, Peneliti UHAMKA menyoroti risiko baru di tengah perang Iran

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |