Iran Picu Krisis Global, Negara Ini Terpaksa Menjatah BBM untuk Rakyatnya

2 hours ago 15

Iran Picu Krisis Global, Negara Ini Terpaksa Menjatah BBM untuk Rakyatnya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi bahan bakar minyak (BBM). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Pemerintah Sri Lanka memberlakukan penjatahan BBM pekanan (per pekan/mingguan) untuk kendaraan umum di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pasokan minyak global.

Sistem penjatahan berbasis kode QR tersebut mulai berlaku sejak Minggu (15/3), menurut laporan media setempat Daily Mirror.

Menurut sistem tersebut, jatah pekanan BBM diberikan sebanyak 15 liter untuk mobil, 5 liter untuk sepeda motor, 15 liter untuk kendaraan beroda tiga, dan 60 liter untuk bus.

Warga setempat tidak akan bisa membeli bahan bakar tanpa kode QR yang sah, dan semua pemilik kendaraan harus mendaftarkan kendaraan mereka melalui situs resmi pemerintah.

Pemerintah Sri Lanka menyebut langkah tersebut adalah untuk mencegah penimbunan bahan bakar dan "panic buying", serta memastikan distribusi adil stok bahan bakar yang terbatas dan menjaga kegiatan ekonomi dasar tetap berjalan.

Pemberlakuan sistem kode QR tersebut mengakibatkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Sri Lanka, khususnya pada hari pertama sistem tersebut berlaku.

Menurut pejabat setempat, Sri Lanka memiliki stok bahan bakar minyak untuk 27 hari dan stok bahan bakar diesel untuk 33 hari.

Lebih lanjut, asosiasi petugas medis pemerintah Sri Lanka, GMOA, memperingatkan bahwa kuota bahan bakar yang dialokasikan tidak cukup bagi para dokter untuk menjalankan tugasnya dengan baik.

Warga setempat tidak akan bisa membeli BBM tanpa kode QR yang sah, dan semua pemilik kendaraan harus mendaftarkan kendaraan mereka melalui situs resmi p

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |