bali.jpnn.com, TABANAN - Kecelakaan maut terjadi di jalur setan yang menghubungkan Jalan Denpasar – Gilimanuk, Tabanan, Bali, Senin (6/4) pagi.
Nurhayati, 33, yang dibonceng sang suami, Harianto, 37, tewas mengenaskan setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur setan, tepatnya di Banjar Dinas Bunut Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan pukul 08.40 WITA.
“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Selemadeg 1, tetapi meninggal dunia tak lama setelah kecelakaan,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Gusti Made Beratha kepada awak media, Senin (6/4).
Peristiwa tragis menimpa pasangan suami istri asal Madura yang menetap di Banjar Bajra, Selemadeg, Tabanan, bermula saat mereka melintas di tempat kejadian perkara (TKP) Senin pagi.
Harianto mengendarai motor Honda DK 4720 GBG membonceng sang istri Nurhayati.
Mereka melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).
Posisi motor korban berada di belakang truk Fuso DK 8994 FI yang dikemudikan I Nyoman Sukanya, 43.
Setibanya di lokasi kejadian yang kondisinya lurus dan datar, Harianto berupaya mendahului laju truk tersebut.








.jpeg)








































