jpnn.com - BEKASI - Jumlah korban meninggal dunia akibat tabrakan kereta di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, bertambah menjadi tujuh orang.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa data itu diperbarui per Selasa (28/4) pukul 06.30 WIB.
Bobby mengatakan selain korban meninggal, puluhan penumpang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan, sementara sebanyak tiga korban masih terperangkap di dalam kereta.
“Meninggal dunia itu tujuh orang, luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang, dan yang ada masih terperangkap itu ada tiga orang yang terperangkap di dalam kereta,” kata Bobby.
Dia menjelaskan evakuasi butuh waktu lama karena harus sangat hati-hati demi menjaga keselamatan korban.
“Evakuasi ini cukup lama selama delapan jam dan dilaksanakan dengan hati-hati sekali,” ujarnya.















.jpeg)





































