Kasus Campak di Subang Meningkat, Dinkes Intensifkan Imunisasi Anak

1 week ago 20

Senin, 06 April 2026 – 08:00 WIB

Kasus Campak di Subang Meningkat, Dinkes Intensifkan Imunisasi Anak - JPNN.com Jabar

Ilustrasi penyakit campak pada anak. Foto: Chatgpt

jabar.jpnn.com, SUBANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencatat ratusan kasus campak ditemukan sejak pertengahan tahun 2025 hingga triwulan pertama 2026.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengintensifkan program imunisasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, Indriati Oetama, menyampaikan bahwa campak merupakan penyakit menular yang masih ditemukan setiap tahun dan belum sepenuhnya hilang.

“Campak bukan penyakit yang sudah hilang. Setiap tahun selalu ada kasus, sehingga perlu menjadi kewaspadaan bersama,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinkes Subang, tercatat sebanyak 146 kasus suspek campak sejak pertengahan 2025 hingga Maret 2026.

Dari jumlah tersebut, 55 kasus telah menjalani pemeriksaan laboratorium, dan 33 di antaranya dinyatakan positif.

Campak merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh virus dari genus Morbillivirus dalam keluarga Paramyxoviridae.

Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang. Penularannya terjadi melalui droplet atau percikan dari saluran pernapasan, serta dapat menyebar melalui udara (airborne).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat ratusan kasus campak ditemukan sejak pertengahan tahun 2025 hingga triwulan pertama 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |