jpnn.com, BEKASI TIMUR - Vice President Corcomm PT KAI Anne Purba menyebut tujuh orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) kemarin.
"Ada tujuh penumpang kami yang sudah dinyatakan memang meninggal," kata dia kepada awak media, Selasa (28/4).
Anne melanjutkan sebanyak 81 orang juga dievakuasi dari lokasi kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit terdekat.
"81 yang luka dirawat di sembulan rumah sakit di sekitar daerah Bekasi Timur," ujarnya.
Dia mengatakan PT KAI mengucapkan dukacita dan memohon maaf ke penumpang yang terdampak insiden kecelakaan kereta di Bekasi.
"Kami memastikan bahwa upaya-upaya selalu yang terbaik dan pengobatan dan biaya untuk kebutuhan lainnya akan ditanggung oleh asuransi dan PT KAI," ujarnya.
Diketahui, kecelakaan terjadi di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.
Munir, salah satu penumpang KRL, mengatakan kereta yang ditumpanginya saat itu tengah berhenti di jalur 1 dalam perjalanan dari Jakarta menuju Cikarang.















.jpeg)





































