Ketidakpastian Perundingan Iran-AS Pengaruhi Kurs Rupiah Pagi Ini

2 days ago 5

Ketidakpastian Perundingan Iran-AS Pengaruhi Kurs Rupiah Pagi Ini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah akibat ketidakpastian perdamaian antara Iran-AS. Foto/Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah akibat ketidakpastian perdamaian antara Iran-AS.

Nilai tukar rupiah melemah 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp 17.223 USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.211 per USD pada Selasa pagi.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap USD di tengah sentimen yang berbalik risk off dari ketidakpastian perdamaian di Timteng (Timur Tengah) oleh laporan apabila AS tidak menerima usulan perdamaian terbaru Iran. Indeks dolar AS dan harga minyak mentah dunia terpantau kembali naik,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Mengutip Anadolu, Presiden AS Donald Trump bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pada Senin (27/4) untuk membahas proposal terbaru Iran, kata Gedung Putih.

Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali pembicaraan antara Washington dan Teheran setelah berminggu-minggu perang dan negosiasi yang gagal.

Namun, Trump dilaporkan tidak puas dengan proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran.

Trump diberi pengarahan tentang rencana Teheran, yang meliputi pengakhiran blokade oleh AS di jalur air penting tersebut, tanpa membahas program nuklir Iran.

Iran sebelumnya telah menolak tuntutan AS agar menghentikan semua pengayaan uranium, dengan alasan bahwa mereka memiliki hak berdasarkan hukum internasional untuk melakukannya, dan sejauh ini menolak untuk menyerahkan uranium yang telah mereka perkaya tersebut.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah akibat ketidakpastian perdamaian antara Iran-AS.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |