jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ketua Panitia Pelaksana Pra-Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (MLB NU) KH Mas Muhammad Maftuch menyatakan dukungan dan doa kepada Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
KH Maftuch menilai, Cak Imin merupakan figur yang telah menempuh perjalanan panjang di panggung politik nasional. Selama lebih dari 27 tahun berkiprah di dunia politik, Ketua Umum PKB itu dinilai telah melewati berbagai dinamika dan fase kepemimpinan.
“Dengan pengalaman panjang tersebut, Gus Muhaimin sudah matang secara politik dan kaya pembelajaran. Sudah saatnya beliau mengambil peran yang lebih substantif,” kata KH Maftuch dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2).
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad Surabaya itu, saat ini Cak Imin dinilai telah berada pada fase puncak sebagai politisi. Karena itu, dia mendorong agar Cak Imin meninggalkan politik praktis dan mengambil peran baru dalam khidmat keumatan.
Salah satu ikhtiar yang dinilai tepat adalah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU.
“Ini bisa menjadi bentuk ‘naik pangkat’ dari politik elektoral menuju politik kebijaksanaan, atau yang disebut pandito ratu,” ujarnya.
KH Maftuch menilai dengan bekal pengalaman, jejaring nasional, serta pemahaman struktural yang kuat, Cak Imin memiliki modal besar untuk memimpin organisasi sebesar NU.
Selain itu, kedekatan Cak Imin dengan para kiai sepuh dan basis akar rumput Nahdliyin dinilai menjadi kekuatan tersendiri untuk mengabdi secara utuh bagi umat.

















































