jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Manajemen Kebun Binatang atau Bandung Zoo memutuskan tidak lagi mengizinkan pengunjung untuk membawa makanan, dan minuman dari luar.
Kebijakan ini juga menghapuskan tradisi botram atau makan bersama-sama bila berkunjung ke Kebun Binatang.
General Manager Bandung Zoo Peter Arbeny mengatakan, larangan membawa makanan dan minuman dari luar bagi pengunjung berlaku hanya saat momen libur Idulfitri. Hal ini untuk mengurangi penumpukan sampah.
“Saat ini, Kota Bandung sedang menghadapi isu serius terkait sampah. Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan kepada pengunjung bahwa kegiatan botram akan kami evaluasi dan siapkan lokasinya dengan lebih baik ke depannya,” kata Peter saat dikonfirmasi, Kamis (3/4/2025).
“Khusus lebaran ini kami melarang pengunjung membawa makanan dari luar dan menggelar tikar di area kebun binatang,” sambungnya.
Selain itu, dikhawatirkan pengunjung memberi makan kepada satwa, yang mana hal itu dilarang oleh manajemen. Memberi makan satwa tidak dengan pakan yang seharusnya bisa menimbulkan dampak buruk bagi satwa itu sendiri.
“Kami juga khawatir jika makanan dari luar dibawa masuk, pengunjung akan dengan mudah memberikan makanan tersebut kepada satwa kami secara tidak terkontrol,” ucapnya.
Sebagai gantinya, manajemen Bandung Zoo menyediakan stand kuliner dari pelaku UMKM yang bisa dibeli oleh pengunjung. Kemudian ada juga kafe yang menjual aneka makanan berat dan minuman.