bali.jpnn.com, NUSA DUA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya penguatan sektor gastronomi sebagai salah satu strategi meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia yang berakar pada budaya, tradisi, dan kearifan lokal.
Melalui tema tersebut, BBTF menghadirkan gastronomi sebagai bagian penting dari pengalaman berwisata.
Gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga merepresentasikan budaya, sejarah, tradisi, serta praktik keberlanjutan yang menjadi identitas khas setiap daerah di Indonesia.
Menurut Menpar Widiyanti, penguatan sektor gastronomi Indonesia semakin mendapat pengakuan dunia.
Hal itu ditandai dengan diraihnya penghargaan bergengsi ‘The New Destination Champion Award 2026’ dari La Liste di Paris, Prancis.
Penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi kuliner yang semakin diperhitungkan di tingkat global.
“Prestasi ini juga diperkuat dengan masuknya restoran lokal seperti August di Jakarta dan Locavore NXT di Bali ke dalam daftar 50 Restoran Terbaik Asia tahun ini,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Hotel Westin, Nusa Dua, Jumat (29/5).
Menpar Widiyanti juga menjelaskan sektor pariwisata terus menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional.



















































